Saturday, December 2, 2017

Pantura Jadi Juaranya ! part 1

Gak pakai basa-basi langsung saja lihat data ini...
1. Lombok Timur sebanyak 33.287 orang
2. Indramayu sebanyak 28.410 orang
3. Cirebon sebanyak 18.675 orang
4. Cilacap sebanyak 17.592 orang
5. Lombok Tengah sebanyak 14.639 orang
6. Cianjur sebanyak 14.639 orang
7. Karawang sebanyak 11.749 orang
8. Kendal sebanyak 11.497 orang



9. Subang sebanyak 10.661 orang

10 Sukabumi sebanyak 10.557 orang

11. Ponorogo sebanyak 10.494 orang

12. Malang sebanyak 10.218 orang
13. Blitar sebanyak 9.880 orang
14. Brebes sebanyak 9.336 orang
15. Jakarta Utara sebanyak 8.127 orang


Langsung saja kita sortir lagi...
2. Indramayu sebanyak 28.410 orang
3. Cirebon sebanyak 18.675 orang

6. Cianjur sebanyak 14.639 orang
7. Karawang sebanyak 11.749 orang
8. Kendal sebanyak 11.497 orang

9. Subang sebanyak 10.661 orang

10 Sukabumi sebanyak 10.557 orang

14. Brebes sebanyak 9.336 orang

15. Jakarta Utara sebanyak 8.127 orang

 Dan final sort...
2. Indramayu sebanyak 28.410 orang
3. Cirebon sebanyak 18.675 orang
7. Karawang sebanyak 11.749 orang
8. Kendal sebanyak 11.497 orang

9. Subang sebanyak 10.661 orang

14. Brebes sebanyak 9.336 orang
15. Jakarta Utara sebanyak 8.127 orang

Dari sampel 15 kota dan Mimin sortir lebih spesifik ke kota-kota sekitaran Pantura maka hasilnya sungguh mencengangkan!  Pantura menjadi juaranya. 
Hampir 50% lebih kota-kota di Pantura ini adalah pemasok TKI terbesar se Indonesia. Maka jangan heran kalau komunitas TKI terbesar di grup sosial media adalah TKI yang berasal dari wilayah ini, meliputi Jawa Barat yg diwakili wilayah Cirebon dan Indramayu, Subang serta Karawang sebagai lumbung penghasil TKI. Bergeser ke timur ada Brebes, Kendal. Jakarta Utara menjadi salah satu kota "mendekati" Pantura dengan jumlah TKI terbesar ke 15 se Indonesia !

Sebagai mulustrasi, Mimin ambil Kendal sebagai sampel. Kabupaten Kendal terdiri atas 20 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 265 desa dan 20 kelurahan. Taruhlah 265 desa + 20 kelurahan, 285 desa. Kalo jumlah TKI 11.497 orang maka akan ada 40 orang per desa yg menjadi TKI ! Dan rata-rata yg berangkat menjadi TKI adalah mereka para pemuda pemudi yg seharusnya membangun desa masing-masing.

Kalo 40 orang per desa, ambillah satu desa rata-rata ada 10 RT, maka tiap RT akan ada 4 orang yg menjadi TKI. Sekarang, coba sebut siapa mereka, mungkin itu adalah tetangga terdekatmu...
:p


Susah bedain kan, mana TKW mana majikan? Sama gaulnya kuy... 😅😂

Eio, data itu Mimin ambil dari data data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) 2013,  jumlah TKI yang bekerja di luar negeri sepanjang 2013 mencapai 512.168 orang, atau naik tipis dari tahun sebelumnya 494.609 orang. Itu 4 tahun yang lalu, sekarang trennya tetap seperti itu dan bahkan angkanya terus melonjak kuy..

Seluruh TKI tersebut telah ditempatkan oleh BNP2TKI di 160 negara. Jumlah uang yang dikirimkan para TKI ke keluarganya sangat besar yaitu mencapai US$ 7,4 miliar atau sekitar Rp 88 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yaitu US$ 6,9 miliar.

Dari 512.168 orang TKI yang ditempatkan di luar negeri pada 2013 tercatat sebanyak 276.998 orang berjenis kelamin perempuan yang mayoritas bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT). Sementara TKI laki-laki berjumlah 235.170 orang. Belum termasuk TKI ilegal yg tidak terdata oleh BNP2TKI, maka jumlahnya akan menjadi lebih besar. 

Masih ingat Sri Utami? Bintang TKW di Hongkong yg terkenal karena sering mengunggah video hotnya. Atau jangan-jangan kalian sudah save videonya Tong? 


Atau kalian ternyata fans dari si Arien, species sejenis dengan Sri Utami HK yg gemar pamer t*t* di medsos. Howalah coegggg...

Karena kecanggihan teknologi, informasi sudah sangat cepat menyebar. Itupun berlaku untuk memantau kondisi para TKI, terutama TKW yg sekarang tingkahnya sudah mulai aneh-aneh. Ada yg spesialis video vulgar macam Sri Utami, untung sekarang udah pensiun dia. Wkwkwk..
Ada juga yg spesialis maen aplikasi nyanyi sambil mandi kek si Tante  yang ini..


Bayangin si Tante joget meliuk-liuk sambil nyanyi, trus ada adegan basah-basahan di shower kamar mandi, ughhhhh.... rasanya pengen.
Pengen nimpuk batu ! Lhah wong wis mambu lemah koq isih pencilakan koyo ngene. Haduh Gustii.... paringi ngapuro ..

Kalo zaman old lelaki yang harus banting tulang nyari nafkah, zaman now jadi kebalikannya. Istri pergi jadi TKW, sang suami di rumah nungguin anak (kalo punya) sambil nungguin kiriman duit dari sang istri. Kan ini Fakkk namanya !
Uedan njaran tenan...

Iya kalo suami amanah mau menjaga hasil jerih payah istrinya, kalo nggak? siap-siap aja cerai. Dan sekarang, proses cerai pun gampang. Cukup lewat sms, whatsapp, sosmed. Mau cari istri apa suami lagi juga gampang, tinggal sepik-sepik di grup-grup FB para TKW dan TKI. Banyak yg modus, ada pula yg beneran bisa dapet jodoh sesama TKI. Saran Mimin sih, pinter-pinter ajalah dalam memilih calon jodoh, mungkin saja dia bisa salah satu teman TKI juga, tetap waspada dengan modus yg buntutnya minta duit. Padahal belom punya hubungan yg resmi. Ya kan?
Sik ah tak nyanyi lagu TKW versi Brodin, sopo arep melu njoget..


No comments:

Post a Comment

Hai Tayo...Hai Tayo...

Hi Tayo.. Hi Tayo.. Dia bis kecil ramah Melaju , melambat, Tayo selalu senang... Yup, itulah sepenggal lirik soundtrack Tayo The L...