Wednesday, November 29, 2017

Hai Tayo...Hai Tayo...

Hi Tayo..
Hi Tayo.. Dia bis kecil ramah
Melaju , melambat, Tayo selalu senang...

Yup, itulah sepenggal lirik soundtrack Tayo The Little Bus yang dengan cepat dihafalkan para penggemarnya. Rata-rata sih anak usia balita dan SD, yang mana sebelum mereka berangkat sekolah masih sempat “sarapan bareng” si Tayo ini.




Sejak beberapa bulan lalu Tayo The Little Bus mengisi slot jam tayang di pagi hari, saat para anak-anak sarapan pagi dan bersiap berangkat ke sekolah dan malam saat anak anak selesai belajar ataupun mengerjakan PR mereka. Cerita yg cukup bagus dan bahasa yang mudah dimengerti adalah salah satu daya tarik animasi impor dari Iconix Entertainment dan Educational Broadcasting di Korea Selatan sana.

Salah satu faktor yg membuat serial animasi ini disukai adalah ceritanya yg mengedukasi anak-anak agar tertib dalam berlalu lintas dan belajar etika berkendara yg benar  di jalanan. Di salah satu episode ketika Tayo pertama kali bekerja, dia kesulitan saat akan berhenti di halte dengan benar, sehingga mobil di belakangnya tidak sabar menunggu dan menggerutu. Ya, hanya menggerutu dengan bahasa yg bisa dibilang sopan dan Tayo pun digambarkan bereaksi dengan sopan pula. Tak ada teriakan khas sinetron Indonesia dan monolog nya... :p

Tidak ada kata umpatan, ataupun kata kotor yg akan membuat anak-anak menjadi terkontaminasi setelah menonton tayangan ini. Setelah Tayo berhasil berhenti di halte walaupun agak terlalu maju sedikit, dia segera meminta maaf kepada para penumpang. Pun ketika dia berusaha dengan sekuat tenaga untuk membuka pintu dengan sempurna, dan akhirnya berhasil ! Dan kata kata yg paling Mimin sukai adalah ketika dia mengatakan “ Selamat Naik!”. Yup, agak aneh awalnya tetapi kalo kita maknai lebih dalam adalah semacam sambutan yg sangat sopan. Jarang kita temui bahasa seperti ini di dunia sinetron Indonesia.

Diajarkan juga bagaimana sesunnguhnya kita ini berbeda, dengan segala kelebihan dan kekurangan masing-masing di episode ketika para bus kecil ini bertukar trayek. Bagaimana Tayo dengan sifat konyolnya disukai anak-anak, bagaimana Rogi sebenarnya adalah si bus cepat yg berani mengambil resiko di jalanan, dan Lani adalah bus yg paling ramah untuk para penumpang wanita. Dan ketika mereka bertukar , maka akan kacaulah para penumpang dan trayek itu sendiri walaupun pada akhirnya mereka saling mengetahui akan kekurangan dan kelebihan teman mereka. Sungguh sangat jenius dalam mengedukasi anak-anak.

Ada beberapa karakter utama di serial ini, dengan beberapa pendukung yg akan saling melengkapi, diantaranya:

Tayo , bus kecil berwarna biru dengan nomor 120. Karakter yg digambarkan selalu ramah,selalu ingin tahu dan menyenangkan walaupun kadang muncul sifat usilnya. Dia adalah bus tertua ketiga diantara semua bus kecil.

Rogi, si Hijau bernomor lambung 1000 yg menjadi sahabat setia Tayo. Walaupun pernah berselisih tetapi sepertinya Rogi dan Tayo akan susah dipisahkan.

Lani, si Kuning memakai nomor lambung 02. Dia adalah bus terkecil diantara semua karakter utama ini, digambarkan sebagai penengah yg handal untuk semua bis di garasi.

Gani, si Merah dengan nomor 1339, pekerja keras tapi sedikit pemalu. Digambarkan sebagai bus tertua diantara 4 karakter utama ini dengan usia kisaran 6-9 tahun pada season awal. Pada season terakhir Gani digambarkan berusia 12 tahun.

Hana, merupakan karakter pendukung yg paling sering muncul. Ia digambarkan sebagai gadis cantik yg bekerja sebagai mekanik di garasi bus.

Cito , si Merah Double Decker dengan karakter dewasa, berperan sebagai Ayah angkat semua bus kecil di garasi.

Nuri, digambarkan sebagai taksi wanita yang sangat profesional dan tenang. Dia sering mengunjungi Tayo dan kawan-kawan di garasi.



Rookie, seorang polisi yg selalu setia dengan partner kerjanya Pat, sebuah mobil polisi yg berpengalaman dan selalu serius ketika bekerja.

Speedy, digambarkan dari Porsche Targa 4S, sosok mobil sport merah kecil yg sangat cepat, modern dan kadang suka mengebut dijalanan.

Shine, si Kuning yg merupakan gambaran dari Mercedes SLK R171 Coupe. Dia sangat bangga dengan dirinya sehingga kadang malah menjadikannya suka pamer dan akhirnya malu sendiri karena kecerobohannya.


Frank dan Alice, adalah pasangan sempurna dari mobil pemadam kebakaran dan ambulance rumah sakit yg digambarkan selalu bekerjasama ketika ada kebakaran terjadi.

Big, truk kontainer besar yg mengantarkan barang untuk dikirm ke luar negeri. Dia pernah mengalami kerusakan terompetnya yg menyebabkan Lani ketakutan saat pertama kali bertemu dengannya di terowongan. Lani mengira dia adalah Mobil Hantu Besar yg suka menculik mobil kecil.

Max, truk yg bekerja di sebuah pembangunan konstruksi gebung bersama Billy sibuldoser, Poco si excavator dan Chris si truk molen.

Selain itu ada beberapa karakter yg ada seperti Joey si Pesulap, Putri Clover, Fire Ball ,dan banyak lagi.

Serial ini aslinya berbahasa Korea dan sudah didubbing ke beberapa bahasa lain karena kesuksesannya. Sebenarnya serial ini sudah ada sejak 2010 dan populer di beberapa negara Asia seperti China, Vietnam, Thailand, Malaysia dan di benua Amerika dan Eropa. Hmmm...kira-kira kapan ya serial animasi Indonesia akan go internasional dan mendunia?


Kita lihat saja bagaimana film ini, Knight Kris. FYI, si Kaesang menjadi salah satu dubber di film animasi ini. Dia dipilih karena logat medoknya yg khas dan unik. Penasaran kan, tonton aja di bioskop yak....

No comments:

Post a Comment

Hai Tayo...Hai Tayo...

Hi Tayo.. Hi Tayo.. Dia bis kecil ramah Melaju , melambat, Tayo selalu senang... Yup, itulah sepenggal lirik soundtrack Tayo The L...